cinta itu sederhana
bagaikan magnet
yang memiliki dua kutub sisi
yang berlawanan
positif (+) dan negatif (-)
ia dapat mengarahkan pada kebaikan
ketika ia menyadari
cinta itu adalah fitrahNya
maka ia akan menjaga kesuciaannya
demi agungnya cinta
dan membawanya dalam kedamaian
begitupun halnya dengan cinta
yang ia turuti karna nafsunya
ia akan mengarahkan pada kesesatan
bahkan menghancurkan dirinya
karena ia akan lelah
terus berlari dan mencari
arti kebahagiaan sesungguhnya
dari orang yang dicintainya
karna tanpa dia sadari
sejatinya cinta itu
ada dalam dirinya
dia telah mengabaikan cinta
yang slama ini mnmani hrinya
bernaung dalam hti kecilnya
yg slalu mbri kebaikn
tanpa hrus meminta
0 komentar:
Posting Komentar